Ini Dia Tips Lebaran Hemat Yang Harus Kamu Lakukan

Menulisindonesia.com – Dalam menghadapi persiapan lebaran 2018, tentunya ada beberapa hal yang harus kamu ketahui dan harus kamu lakukan.
Untuk itu, kita perlu mengetahui, apa saja tips lebaran hemat yang bisa kita lakukan. Sehingga, setelah lebaran kita tidak miskin-miskin amat dan masih bisa memenuhi kebutuhan pokok.
Tentunya cara ini nantinya kita akan belajar bagaimana cara mengelola anggaran lebaran yang baik dan benar. Pengelolaan ini bukan berarti pelit.
Tapi lebih kepada langkah antisipasi agar tidak bangkrut. Sebab, dalam hal anggaran lebaran merupakan satu langkah penting dalam tips hemat saat lebaran.
Kenapa? Ya terkadang dari kita suka khilaf dan tidak terkontrol kalau sudah pegang uang menjelang lebaran.
Pola konsumtif kita inilah yang terkadang memang tidak dibenarkan dan kerap menjadi masalah setelah masa-masa lebaran berakhir.
Selanjutnya, tips lebaran hemat yang bisa dilakukan adalah dengan benar-benar membeli yang menjadi daftar kebutuhan lebaran. Jadi tidak semua harus dibeli.
Kita tentunya harus tahu lebih dahulu, apa saja kebutuhan menjelang lebaran dan apa saja kebutuhan sesudah lebaran. Selain itu, kita juga harus tahu bagaimana cara mengelolanya.
Baiklah kita akan mulai, bagaimana menghemat pengeluaran saat menjelang lebaran, di saat lebaran, hingga semuanya aman sesudah lebaran.

“5 Literasi Finasial” Sebagai Tips Hemat Lebaran

Tips Lebaran Hemat

Pertama, 5 Persen Zakat dan Sedekah

Zakat dan sedekah merupakan kebutuhan prioritas umat muslim yang harus dikeluarkan. Untuk itu, harus dilaksanakan.
Yakni, dengan 2,5 % dari penghasilan setiap bulan. Namun alangkah baiknya dilipat gandakan untuk zakat dan sedekah ini, misalkan presentasenya menjadi 2 kali lipat.
Kenapa? Hal ini karena penghasilan per bulan yang diterima bisa diakumulasikan juga dengan perolehan THR (Tunjangan Hari Raya) dari kantor. Jadi zakat dan sedekah menjadi 5 persen. Insha Allah berkah.

Kedua, 20 Persen Investasi

20 persen presentase investasi ini adalah yang harus dipikirkan oleh kita. Misalkan, dari total gaji bulanan, di setiap bulannya, kita hanya sisihkan 10 persen untuk investasi, dan di lebaran ini dengan tambahan THR, kita bisa tingkatkan menjadi 20 persen.
Cara ini merupakan cara yang baik untuk keberlangsungan masa depan kita. Atau bahkan, pasca lebaran, kita tetap aman. Untuk itu, kontrol yang tidak diperlukan selama ramdan dan lebaran.

Ketiga, 15 Persen Tabungan dan Uang Tunai atau Dana Darurat

Nah, tips lebaran hemat ketiga ini juga yang perlu kita pikirkan. Kenapa? Jadi seperti ini, ada banyak yang sependapat tentang “menabung akan menopang kehidupan mendatang bagi orang yang menabung itu sendiri.”
Lalu, apa bedanya dengan penjelasan di tips ke dua di atas? Oh tentu beda. Bagi saya tetap beda. Kenapa? Investasi di atas yang dimaksud bisa tabungan, bisa juga properti, atau emas, atau bahkan deposito dan lainnya.
Nah, kalau ini, kita akan menghitung tentang potensi tabungan yang akan digunakan dikemudian hari dan dana darurat yang kita nggak ketahui.
Jadi kedua hal ini harus dipersiapkan. Sehingga, tidak saling berbenturan ketika saling dibutuhkan. Kita tetap aman, karena ada pilihan.

Keempat, 30 Persen Pelunasan dan Pengeluaran Reguler

Sudah dapat gaji dan THR, selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan membayar semua tagihan dan pengeluaran reguler.
Misalkan, 30 persen yang digunakan untuk melakukan pelunasan atau pengeluaran reguler yang masih tertunggak.
Contoh, jika kamu masih memiliki pegawai di rumah, seperti, satpam, tukang kebun, sopir, atau tukang cuci pakaian dan memasak, bahkan pengurus anak-anak di rumah.
Jadi ini lebih memudahkan, dan membuat mereka aman juga untuk berlebaran di rumahnya masing-masing.

Kelima, 30 Persen Pengeluaran Kebutuhan Ramadhan dan Lebaran

Yup. Dari 100 persen pendapatan yang dimiliki, bisalah 30 persenya untuk dikeluarkan kebutuhan Ramadan dan Lebaran.
Misal seperti, makan di luar, buka bersama, makanan berbuka, baju baru untuk lebaran, kebutuhan mudik, liburan hingga kebutuhan Lebaran lainnya harus diambil dari 30 persen dana ini.
Ingat 30 persen ya. Jangan kelebihan. Jadi harus tetap di kontrol. Tentunya dalam tips lebaran hemat ini, budget harus sudah disiapkan untuk 5 hal tersebut. Termasuk bagian kelima ini 30 % untuk kebutuhan lebaran.
*

Nah itulah tips lebaran hemat yang bisa saya bagikan kepada Anda. Semoga puasa tetap lancar. Lebaran tenang dan nyaman. Pasca Lebaran tetap aman. Semoga bermanfaat. (Menulis Indonesia)