Harga Belut Per Kilogram (Kg) di Lampung

Belut Segar di Bandar Lampung
Harga Belut Per Kilogram (Kg) di Lampung - Beberapa waktu lalu, saya lagi pengen makan belut. Tapi susah bener. Ada di mall-mall. Dan pastinya udah nggak seger lagi nih, udah keseringan dipeti es kan. Kalau dari Bandar Lampung cari belut di Pringsewu alangkah kejauhan. Eh, untung saja, ternyata di Bandar Lampung ada yang jual belut. Penjual belut di Bandar Lampung bisa ditemui di Kelurahan Jagabaya III, tepatnya di Jl. Morotai.

Harga belut per kg di Lampung memang lebih tinggi dari pada harga oleh-oleh kekinian hasil besutan Hengky Kurniawan, yakni Banana Foster Lampung. Ternyata mencari belut di Bandar Lampung tidak sesuah yang saya bayangkan selama ini. Bahkan, lokasi kiosnya pun tidak jauh dari alamat saya tinggal di Bandar Lampung. Kios Cande belum genap satu tahun sudah memulai usaha menjual belut segar. Selain itu kios cande juga menjual ikan lele dan ikan gabus.

Hendrik Memilih Belut Sebelum di timbang
Alamat penjual belut di Lampung : Alamat Penjual belut di Pringsewu ada di wilayah jalan lintas Pringsewu sebelum persimpangan kantor pemerintahan. Kalau dari Bandar Lampung ada di sebelah kanan jalan. 

Alamat Penjual belut di Natar ada di wilayah perkebunan PTPN VII. Pas di dipinggir jalan, sawit-sawitan. Satu lokasi dengan penjual es dugan dan makanan lainnya, di sepanjang jalan Natar sebelum Fly Over kalau dari Bandar Lampung.

Sementara, alamat penjual belut di Bandar Lampung ada di Jl. Morotai, Jagabaya III, Bandar Lampung tidak jauh dari hotel asoka. 


          Harga belut per kilogram di Lampung saya bayar dengan harga Rp60 ribu. Di sini banyak pilihan. Ada belut yang ukuran kecil, sedang, hingga besar yang menyerupai anak ular yang tidak bersisik (tenang tetap belut kok).
            Belut yang ada di wilyah Natar dan Bandarlampung diperoleh dari Menggala. Ini asli belut sawah ya. Bukan belut ternak ataupun budidaya. Karena kata Hendrik belut ternak dan sawah bisa dibedakan, baik dari warna maupun ukuran.


Kalau belut sawah itu warnanya cokelat dan bisa tumbuh besar dan panjang. Sedangkan belut budidaya kecil berwarna hitam dan tidak bisa besar seperti belut sawah. Kalau mau beli bisa tuh sesuai selera suka yang besar atau yang sedang. Kalau saya yang sedang. Bisa dapat banyak. Kalau yang besar takarannya 4-5 belut.



            Siapa nanti yang bakal bersihin, kan geli, dan licin? Si Bang Hendrik siap kok bantu bersihkan belutnya. Saya terima beres. Bahkan, kalau mau dipotong kecil-kecil bisa. Sesuaikan selera potongan. Jadi beli langsung deh bisa dibersihkan.
            Buka berapa jam kiosnya? Dari pagi sampai magrib. Tapi malam juga tetap meladeni pembeli kok. “24 jam saya siap! Siapaun yang beli, saya layani.” Kata Hendrik.
            Hendrik juga mengatakan, kalau saat malam ingin belut bisa datang ke rumahnya tepat dibelakang hotel asoka.  Atau bisa hubungi ke nomornya 085273924965. Selain belut dia juga jualan lele dan ikan gabus loh. Nah, penasaran dateng aja ke Jl. Pulau Morotai. Cari belut nggak susah lagi deh kalau lagi di Bandar Lampung.