Daerah Rawan Begal di Lampung

Daerah Rawan Begal di Lampung
Daerah rawan begal di Lampung - Pada tahun 2016, Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung memetakan 34 lokasi di Provinsi Lampung yang dinilai rawan kriminalitas saat arus mudik dan balik Lebaran. Namun, rawan kriminalitas itu pun tidak hanya terjadi saat arus mudik dan balik lebaran saja. Bahkan, hampir beberapa waktu, lokasi-lokasi yang dirilis Polda Lampung itu kerap kejadian.
Seperti tindak kriminalitas begal. Ya, di Lampung memang saat ini citranya sedang tidak baik, entah dari mana awal mulanya, Lampung dikenal sebagai pengimpor begal ke daerah lainnya di Pulau Jawa. Selain itu kejahatan begal di Lampung sendiri dinilai masyarakat sangat tinggi dan sangat meresahkan.
Ini dia daerah-daerah di Lampung rawan begal berdasarkan beberapa informasi yang saya peroleh dan telah saya kumpulkan berdasarkan wilayah yang ada di Provinsi Lampung.

1.        Lampung Selatan
a.         Sepanjang jalan sekitar Bandara Radin Intan : Bukan hal yang tidak mungkin, meski sepanjang jalan bandara radin intan dinilai ramai kendaraan berlalu lalang. Karena jalanan yang lebar dan lenggang, informasi yang diperoleh kerap terjadi pembegalan. Terlebih jalan arah ke Tegineneng, Pesawaran.
b.        Pasar Tumpah Natar : Kalau di sini begalnya itu jambret, iya karena saudara saya pernah mengalami kejadian di tempat ini, saat jalan melintasi pasar tumpah natar. Membawa tas tangan tiba-tiba si jambret menarik. Bahkan, pernah ada yang terjatuh karena ditarik tasnya saat mengendari sepeda motor.
c.         Wisata Tabek Indah : Jalan menuju lokasi wisata ini memang kerap relatif sepi ketika bukan hari libur.
d.        Jalan menuju Pasir Putih, Kalianda Resort, Pelabuhan, terminal Bakauheni, dan jalan-jalan alternatif yang ada di Lampung Selatan : Lampung Selatan diprediksi ada 10 titik wilayah yang memang tindak kriminalitas begalnya tinggi. Makanya, bagi para pelintas untuk berhati-hati dan tetap mawas diri. Jika mengalami hal yang aneh, segera berhenti di tengah keramaian atau kantor polisi terdekat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

2.        Pesawaran
a.         Sepanjang jalan pasar tumpah Gedongtataan : Informasi beberapa media, di sekitar wilayah ini kerap terjadi tindak kriminalitas, salah satunya begal. Jadi, harus tetap waspada ya.
b.        Sepanjang jalan ke Pantai Mutun dan pantai-pantai lainnya : Lokasi sepanjang jalan yang tenang justru kadang bisa mengkhawatirkan. Terlebih lokasi memang masih jauh dari pemukiman, kerap sepi.
c.         Tegineneng : Wilayah ini memang dikenal untuk pengendara hati-hati. Beberapa kerabat pernah mengalami kejadian di beberapa titik wilayah yang ada di Tegineneng, Pesawaran, termasuk saya. Tindak begal di tempat ini tidak hanya malam, pagi, dan siang hari saat kondisi sepi dan lalu lintas lenggang, kerap terjadi pembegalan. Beberapa titik di antaranya, dari jembatan tegineneng ke arah Bandar Jaya, dan Tegineneng ke arah Metro. Tetap waspada dan jaga diri ya guys.

3.        Kota Bandar Lampung
Meski di sebut sebagai ibu kota, dan selalu padat, ramai warganya, bukan berarti di Bandar Lampung tidak ada begal berkeliaran. Justru kerap terjadi pembegalan di wilayah Bandar Lampung. Sasarannya, anak muda/mudi, mahasiswa, pelajar, dan remaja lainnya. Wilayah di Bandar Lampung rawan begal ada di sekitar jalan Pramuka – Malahayati, jalan Arif Rahman Hakim - Gudang Sampoerna, jalan Ratu Dibalau - Pasar Waykandis, Jalan Teuku Umar - Pasar Koga, Jalan Katamso - Simpur Centre dan Jalan Soekarno Hatta - Teluk Ambon. Selain itu beberapa jalan di wilayah teluk Bandar Lampung.

4.        Kabupaten Lampung Tengah
a.         Jalan lintas Sumatera Kilometer 45 Wates Kecamatan Bumiratu Nuban
b.        Jalan lintas Sumatera Kilometer 54 - 55 Desa Panggungan
c.         Jalan lintas tengah Kilometer 72 Desa Tanjung Ratu
d.        dan Jalan lintas penghubung Desa Kecubung di Kilometer 72 - 73.
Jalan-jalan yang ada di wilayah ini, diduga menyebar merata, tidak bisa diprediksi kejadiannya di wilayah mana, karena kerap berubah. Tapi setidaknya pemetaan sepanjang jalan lintas itu harus diwaspadai, karena kerap terjadi.

5.        Kabupaten Tanggamus
a.         Jalan lintas barat Kilometer 107 - 108 Pekon Lakaran
b.        Jalan lintas barat Kilometer 117 - 118 Pekon Sanggi
c.         Jalan lintas barat Kilometer 118 - 119 Jembatan Way Semaka.
Sama seperti Lampung Tengah, sebaran di kabupaten ini juga merata. Jadi harus tetap waspada.

6.        Kabupaten Tulangbawang
a.         Jalan lintas pantai timur Kilometer 282 – 286
b.        Jalan lintas timur Kilometer 113 - 119 Kampung Tua
c.         Jalan lintas timur Kilometer 108 - 109 Astra Ksetra.
Sama halnya dengan Lampung Tengah, dan Tanggamus, kejadian di tempat ini kerap terjadi di beberapa titik sepanjang jalan lintas.

7.        Kota Metro
Sama halnya dengan Bandar Lampung, meski disebut sebagai kota, Metro juga bukan berarti tidak rawan dengan tindak kriminalitas termasuk begal. Rawan begal terjadi di Sepanjang jalan Ganjar Agung, 16c, 16a, 24 (stadion), 22, 21, dan wilayah kota Metro lainnya. Untuk tindakan kriminalitas lainnya juga kerap menyasar, Terminal Kota Kelurahan Imopuro Metro, Jalan Alamsyah RPN Kelurahan Metro dan Kelurahan Iringmulyo Kecamatan Metro Timur.

8.        Kabupaten Waykanan
Saya tidak punya data banyak di wilayah Way Kanan, informasi yang diperoleh berada di Kampung Banjarmasin Kilometer 170 – 171

9.        Kabupaten Lampung Barat
-          di jalan lintas Bengkunat Belimbing

10.    Kabupaten Lampung Utara
-          di Jalinteng Kilometer 115 Desa Mulangmaya

11.    Kabupaten Mesuji
-          di Jalintim Kilometer 199 - 200 Desa Agungbatin

12.    Kabupaten Lampung Timur
-          di Jalintim Kilometer 198 - 203 Kecamatan Sukadana.

Nah, itu adalah daftar yang saya ketahui dan telah saya himpun, informasi ini akan terus saya update secara berkala, karena tindak kejahatan seperti begal bisa terjadi dimana saja di wilayah Lampung. Tulisan ini saya tulis sebagai bahan rujukan bahwa kita dalam mengendara ataupun berada diwilayah manapun untuk tetap berhati-hati dan selalu jaga diri. Semoga dengan tulisan ini juga para begal insyaf dan sadara, sehingga mencari pekerjaan lain yang lebih halal.