Penjual Belut di Bandar Lampung, Mau Cari? Hubungi Kios Cande

Belut Segar di Bandar Lampung
Ternyata mencari belut di Bandar Lampung tidak sesuah yang saya bayangkan selama ini. Bahkan, lokasi kiosnya pun tidak jauh dari alamat saya tinggal di Bandar Lampung. Kios Cande belum genap satu tahun sudah memulai usaha menjual belut segar. Selain itu kios cande juga menjual ikan lele dan ikan gabus.

Hendrik Memilih Belut Sebelum di timbang
            Beberapa hari ini saya kewalahan mencari lokasi penjual belut yang berada tidak jauh dari Bandar Lampung. Dari wilayah Natar yang biasa berjualan di pinggir jalan utama depan perkebunan PTPN pun beberapa hari ini saya lihat tidak berjualan.

            Lantas ingatan saya menuju Jl. Morotai, Jagabaya III, Bandar Lampung tidak jauh dari hotel asoka. Saya pernah melintas dan melihat ada kios belut. Saya pikir, hanya pedagang selintas lewat saja. Ternyata, saya cek lagi berjualan bahkan sudah menjadi kios. Alhamdulillah, keinginan mengkonsumsi belut akhirnya tersampaian juga.

            Akhirnya saya pun berbincang dengan si pemilik kios. Orangnya ramah, bahkan mudah akrab. Saya berbincang banyak hal. Termasuk maraknya menjual ikan air tawar segar. Ya, benar. Sebagai pecinta ikan segar ini patut saya tanyakan. Termasuk dengan belut segar yang saya akhirnya beli.
            Hendrik nama si pemilik kios. Sedangkan Kios Cande adalah sebutan dari nama anak yang kerap menjadi panggilan kesayangan sang nenek.
            Oke. Saya akan jelaskan berapa apa yang dijual oleh Hendrik di kiso candenya.


            Untuk 1 kg belut segar saya bayar dengan harga Rp60 ribu. Di sini banyak pilihan. Ada belut yang ukuran kecil, sedang, hingga besar yang menyerupai anak ular yang tidak bersisik (tenang tetap belut kok).
            Belut ia peroleh dari Menggala. Ini asli belut sawah ya. Bukan belut ternak ataupun budidaya. Karena kata Hendrik belut ternak dan sawah bisa dibedakan, baik dari warna maupun ukuran.

            Kalau belut sawah itu warnanya cokelat dan bisa tumbuh besar dan panjang. Sedangkan belut budidaya kecil berwarna hitam dan tidak bisa besar seperti belut sawah.
            Kalau mau beli bisa tuh sesuai selera suka yang besar atau yang sedang. Kalau saya yang sedang. Bisa dapat banyak. Kalau yang besar takarannya 4-5 belut.



            Siapa nanti yang bakal bersihin, kan geli, dan licin? Si Bang Hendrik siap kok bantu bersihkan belutnya. Saya terima beres. Bahkan, kalau mau dipotong kecil-kecil bisa. Sesuaikan selera potongan. Jadi beli langsung deh bisa dibersihkan.
            Buka berapa jam kiosnya? Dari pagi sampai magrib. Tapi malam juga tetap meladeni pembeli kok. “24 jam saya siap! Siapaun yang beli, saya layani.” Kata Hendrik.
            Hendrik juga mengatakan, kalau saat malam ingin belut bisa datang ke rumahnya tepat dibelakang hotel asoka.  Atau bisa hubungi ke nomornya 085273924965. Selain belut dia juga jualan lele dan ikan gabus loh. Nah, penasaran dateng aja ke Jl. Pulau Morotai. Cari belut nggak susah lagi deh kalau lagi di Bandar Lampung.