PerpuSeru, Aku, Kamu, Dia, dan Literasi Seru






MENULISINDOENSEIA.COM – Selasa (29/11) saya akan menuju Jakarta. Ini berkat Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Daerah Provinsi Lampung mempercayakan saya untuk bergabung di tim sinergi tingkat provinsi dalam kegiatan Perpuseru.
Apa sih Perpuseru? Apakah ini perlu saya jelaskan. Singkatnya begini? Perpuseru adalah program pengembangan perpustakaan sebagai pusat  belajar masyarakat berbasis informasi, teknologi, dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Program ini dilaksanakan oleh Coca-Cola foundation didukung oleh Bill & Melinda Gates Foundation. Program ini terlaksana sejak tahun 2011 di 100 kabupaten di 18 Provinsi dan melibatkan 346 mitra perpustakaan desa dan taman bacaan masyarakat di tingkat kabupaten dan desa.
Nah, dibentuknya tim sinergi tingkat provinsi ini untuk pengembangan program perpuseru berkelanjutan. Di 2015 Lampung sudah bermitra yakni di Lampung Selatan dan Lampung Timur.
Nah, dalam hal ini saya ditunjuk perwakilan komunitas. Alhamdulillah Perpus Keliling Lampung (PKL) yang saya bentuk dipercaya. Mungkin memang ini personal. Tapi mungkin ada catatan kenapa saya yang diminta. Saya tak menjelaskan, bukan kapasitas saya. Jika ada yang mau protes kenapa saya, coba tanyakan ke pihak terkait, Perpustakaan Provinsi Lampung. Mungkin menurut kalian, saya tak punya kapasitas untuk itu.
Tapi saya bersyukur sekali. Karena dengan ini saya bisa perjuangkan teman-teman komunitas di Provinsi Lampung untuk terus bereksistensi. Saya nggak pakem harus saya kok yang harus menjalankan program. Saya tak seegois itu. tapi saya akan berusaha semaksimal mungkin, semampu saya, membangun literasi di Lampung, bahkan negeri ini.
Setelah itu saya pun diundang ke Jakarta dalam Lokakarya Membangun Sinergi Stakeholder yang berkelanjutan. Lokasinya di Hotel JS. Luwansa, Jakarta Selatan, 29 November – 3 Desember 2016. Semua biaya sudah ditanggung oleh pihak coca-cola. Tiket pesawat sudah di saya, tinggal berangkat nih. Apa kamu mau titip pertanyaan? Kita akan diskusi di hotel tersebut? Atau sekiranya ide dan gagasan apa yang harus dilakukan untuk membangun dunia literasi di negeri ini? Atau daerahmu memang membutuhkan untuk buku-buku? Coba kita bicarakan, kita bahas dengan serius. (Klik: Cerita Mandiri Hingga Dipercaya Bangun Literasi Negeri)

Perpuseru
Melalui program Perpuseru saat ini perpustakaan telah bertransformasi tidak hanya sebagai tempat membaca dan minjam buku. Namun, telah berkembang menjadi pusat belajar dan berkegiatan bagi masyarakat yang mengikuti kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.
Perpustakaan telah memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang menjadi kebutuhan masyarakat seperti pengembangan ekonomi, pertanian, pendidikan, dan juga kesehatan sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya.
Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk daerah kita. Terlebih pada umumnya untuk Indonesia.