Lokasi Terindah Menikmati Senja Berpulang di Bandar Lampung

MENULISINDONESIA.COM – Hay apakabar Indonesia. “Tabikpun,” salam dari Lampung saya sampaikan melalui tulisan ini. Ini tentang aku, tentang Lampung, tentang Indonesia. Indonesia yang kaya, Lampung yang indah.
            Menceritakan Indonesia tak ada habisnya, begitu juga dengan menceritakan Provinsi Lampung. Banyak ceritai yai di sini, apalagi soal wisata. Buh, jangan ditanya lagi gan and sis begitu indahnya wisata di Lampung.
            Indonesia tak hanya punya Jakarta, Bandung, Malang, Bali, Surabaya, dan lokasi lainnya yang juga punya banyak potensi wisata kota, maupun wisata alam yang indah. Lampung juga bagian Indonesia yang tak kalah hebat dalam menyajikan wisata yang indah dan patut dikunjungi.
            Kalau kamu mengunjungi Lampung janganlah takut awan menjadi mendung dan tak ada tempat yang indah untuk bersenandung. Lampung punya tempat-tempat karyawisata untuk berlibur dan kemudian saya akan membantu kalian untuk menyebutkan wisata apa saja yang dimiliki dan patut kamu kunjungi. Salah satunya Kota Bandar Lampung. Jadi kamu nggak perlu jauh-jauh cari tempat untuk meneduhkan diri dari balutan gundah kegalauan hati. Seperti wisata gratisan yang nggak jauh dari pusat kota ini. Wah saya jamin liburan kamu makin seru dengan mengunjungi tempat-tempat ini. Eh, iya lokasi ini juga pernah dimuat menjadi Cover Novel "HuJanuari" Yoga Pratama loh.

            Nih beberapa situasi yang terekam dalam pengabadian kamera

1.      Pulau Pasaran

Document Pribadi. Menikmati Senja Berpulang. Diperankan Galih dan Nia. Lokasi Pulau Pasaran. 
Lokasi ini memang sudah banyak yang kenal. Berada di Ibu Kota Provinsi Lampung, tepatnya di Kuripan, Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung. Sebagian orang menganggap tempat ini biasanya. Namun, bagi saya lokasi ini sejuta cerita. Di tempat ini saya bisa melihat matahari terbit, dan matahari tenggelam. Menikmati udara pagi menanti matahari beranjak pergi menyinari bumi, dan menikmati senja yang berpulang yang akan berganti malam. Semkin indah dengan jembatan kecil penghubung ke Pulau Pasaran yang tak bisa dilalui mobil. Hanya bisa dilalui roda dua.

Document Pribadi. Senja Berganti Malam. Diperankan Yoga Pratama. Lokasi Pulau Pasaran

Nah, situasi pagi di Pulau Pasaran juga menyejukan hati loh. Kapal-kapal bersandar begitu mesra menjadikan saya semakin terpesona. Bahwa mau menikmati liburan, dan menenangkan hati itu tak butuh biaya mahal dalam berlibur, saya cukup singgah ke lokasi ini dan menikmati segala keindahan yang dimiliki. Alhamdulillah rasa syukur saya selalu tersemat kepada pencipta bumi dan seisinya, kepada Allah SWT. Karena di tengah riuhnya Kota Bandar Lampung dengan segala problem yang ada dari macet, tindak kejahatan, aktifitas saya yang padat, dan problem lainnya saya masih diperlihatkan tempat seindah ini. Alhamdulillah.

Dokumen Pribadi. Matahari Beranjak Berdiri. Lokasi Pulau Pasaran
Saat Matahari Terbit. Dokumen Pribadi, Pulau Pasaran

Situasi Foto ke Laut diambil dari perkampungan, saat pagi menjelang matahari terbit. Dokumen Pribadi

Kapal masih sendiri, di kala pagi. (Dokumen Pribadi)

Di Rerumputan sebelum masuk ke jembatan pulau. Dokumen Pribadi.
Di setiap hari libur, kita akan melihat senyum bahagia anak-anak saat berlari pagi (Dokumen pribadi)

Kondisi kapal yang rapih tersusun, sebelum kembali pergi

Kapal Bersandar di pagi hari (Dokumen pribadi)

Eh, iya, kalau siang kita juga bisa melihat aktifitas masyarakat setempat dalam memproduksi ikan teri, dan berbagai jenis ikan asin loh. Aktifitas masyarakat setempat 
Petani teri. (Dokumen pribadi)

Jembatan masuk ke pulau (Dokument prinadi)
Ikan-ikan dijemur menjadi ikan asin (Dokumen pribadi)

NB: Foto milik Yoga Pratama (Si Penulis Blog seutuhnya)